Tampilkan postingan dengan label Info Pemda Yalimo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Pemda Yalimo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2016

Warga di Distrik Benawa Apresiasi 100 Hari Kerja Bupati Yalimo dan Wakilnya

Bupati Yalimo mengadakan dialog di Kampung Kamikaro Foto; Ndialeck,Jr.
Yalimo _ Yalkom News - Warga di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua memberikan apresiasi seratus hari kerja Bupati dan Wakilnya, yakni Er Dabi dan Lakius Peyon.


Kepala suku distrik setempat, Naftali Anatu menilai dalam seratus hari pertama sejak Er Dabi dan Lekius Peyon di lantik pada 17 Juli 2016 lalu untuk menjadi Pemerintah Kabupaten Yalimo sudah berusaha dan keberja keras menyelesaikan pembangunan yang tertunda.

"Sangat susah untuk merampung program selama seratus hari kerja. Perlu adanya dukungan dari warga di Yalimo untuk mensukseskan pembangunan di Yalimo," ujar Naftali, Jumat (4/11) pada kesempatan kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Yalimo di Distrik Benawa.

Dia menganggap, meskipun sebagain menganggap belum maksimal dalam pemerintahan bupati setempat, bisa menyempatkan diri untuk menjangkau warga dari berbagai suku yang ada di wilayah pegunungan Papua khususnya di wilayah pemerintahannya.

"Tak semua hal bisa dirampungkan. Apalagi program besar bisa seleselai dengan cepat. Kami bersyukur seratus hari kerja bupati dan wakilnya, masih mengunjungi kampung kami," tambahnya.

Sementara, suara dari perwakilan perempuan, Irana Awatu meski mengkritik dengan tegas lantaran kepala distrik, kampung dan DPRD setempat jarang berada di tempat, bahkan bantuan juga jarang, namun diakuinya untuk membangun wilayah terpencil butuh proses.

"Mari bersama-sama membangun distrik Benawa ini, agar kami juga bisa berkembang seperti distrik lainnya di pegunungan Papua yang sudah mengalami kemajuan seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastrukturnya," ujar Irana.

Kunjungan pasangan pemimpin daerah ini mulai melakukan gebrakan dengan mencanangkan program 100 hari kerja yang dimulai pada hari senin tanggal 18 Juli 2016. hari kedua tanggal 19 Juli 2016 Bupati Yalimo melakukan kunjungan kerja ke Kampung Kamikaro Distrik Benawa untuk melihat dan mendengar serta menyerap semua aspirasi yang disampaikan oleh semua pemangku kepentingan di kampung tersebut.

Dari program kerja sesuai visi  kabupaten Yalimo untuk tahun 2016 sampai 2021 yaitu membangun yalimo yang mandiri, berdaya saing untuk menuju masyarakat yang sejahtera, maka ekspansi program dilakukan untuk menguatkan periveri garda terdepan potensi kesejahteraan melalui pemetaan sektor ekonomi dengan ekstensifikasi daerah yang mempunyai potensi untuk di kembangkan.

Menurut Kepala Kampung Kamikaro daerah kamikaro wilayah suku kapauri mereka siap menyerahkan seluruh daerah ini untuk dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Yalimo demi kepentingan semua orang dan perkembangan daerah kedepan. Saat melakukan pengarahan di depan masyarakat di Kampung Kamikaro, setelah mendengar aspirasi dari masyarakat di Kamikaro, Bupati Yalimo menyampaikan bahwa akan dibangun lapangan terbang yang dapat dipergunakan untuk berbagai kepentingan serta memperkuat terbukanya akses ekonomi baik darat, sungai dan lapangan terbang.

Untuk itu diharapkan semua masyarakat siap mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Yalimo ini agar bermanfaat untuk masyarakat juga.

Selanjutnya di Kamikaro ini akan dibangun Perumahan Rakyat yang akan ditempati oleh Warga Trasmigrasi Lokal yang sebagian besar dipindahkan dari Elelim ke Kamikaro, sehingga warga yang akan dipindahkan nanti dapat tenang dan bekerja disini.

Disini mempunyai potenis untuk dikembangkan maka sudah saatnya pemerintah melakukan ekspansi untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat disini. (Ndialeck,Jr.)

Kamis, 29 September 2016

Pemda Yalimo Memusnakan Blangko KTP Nasional

Berdasarkan Keputusan Rapat Koordinasi yang dipimpin Bupati Yalimo pada tanggal 28 September 2016 tentang evaluasi pelaksanaan Perekaman KTP elektronik (KTP el) berbasik NIK secara Nasional dan KTP Nasional (KTP Lama) dinyatakan tidak berlaku lagi di Kabupaten Yalimo sehingga Blangko KTP Nasional yang masih ada pada Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Tenaga Kerja telah di Musnakan pada: hari Jumat, 30 September 2016 pukul 10.00 WPB bertempat didepan Kantor Bupati Kabupaten Yalimo. 
Berikut Foto Proses Pemusnahannya:
Foto: Gombo Ndialeck,Jr.
Foto: Gombo Ndialeck,Jr.


Rabu, 28 September 2016

Undangan Pemusnahan Blangko KTP Nasional di Kabupaten Yalimo Papua


PEMERINTAH  KABUPATEN  YALIMO
       SEKRETARIAT  DAERAH     
           
                                                                                                                        Elelim, 29 September 2016

                                                                                               K e p a d a
                                                                                       Yth; Bapak/Ibu/Saudara/I Masyarakat Yalimo
                                                                                               di-
                                                                                                     Tempat.


Berdasarkan Keputusan Rapat Koordinasi yang dipimpin Bupati Yalimo pada tanggal 28 September 2016 tentang evaluasi pelaksanaan Perekaman KTP elektronik (KTP el) berbasik NIK secara Nasional dan KTP Nasional (KTP Lama) dinyatakan tidak berlaku lagi di Kabupaten Yalimo sehingga Blangko KTP Nasional yang masih ada pada Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Tenaga Kerja akan di Musnakan, maka kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menghadiri pemusnahan Blangko KTP Nasional yang akan dilaksanakan pada : 
Hari           :  Jumat 
Tanggal     :  30 September 2016-09-29
Waktu      :  10.00 (WPB)
Tempat     :  Depan Kantor Bupati Yalimo



Demikian undangan kami atas perhatian dan kehadiran nya disampaikan terimakasih


A.n BUPATI  YALIMO
SEKRETARIS  DAERAH,


Cap/Tanda Tangan

Dr. Drs. GASPER  LIAUW, M.Si
PEMBINA  UTAMA MADYA
NIP: 19641030 199003 1 005

Catatan:  Pakaian Bebas Rapi
Ilustrasi / Foto; Doc.


Selasa, 27 September 2016

PERSYARATAN PESERTA MENGIKUTI DIKLAT PRAJABATAN

Mari mulai dengan kalimat Diklat Prajabatan tak sekedar kegiatan perkenalan dan ujian untuk menghilangkan huruf C didepan Akronim CPNS. Bukan, bukan hanya itu. Ada unsur pendidikan dan ada unsur latihan disana.(Lihat: Apa itu CPNS/PNS?)

Artinya apa?
Artinya sebagai peserta diklat kita diwajibkan untuk tak hanya memahami tapi juga mampu mengamalkan ilmu dan pengetahun baru yang telah diperoleh melalui Diklat Prajabatan. Apalagi seiring diterapkannya pola baru diklat prajabatan membuat Diklat Prajabatan menjadi suatu kegiatan dimana seorang Calon PNS dibentuk dan dididik untuk memahami nilai-nilai dasar PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi atau familiar dengan ANEKA.

Setelah dipahami bahwa Diklat Prajabatan bukan aktivitas gampang (namun tidak berat-berat juga sih) adalah suatu hal yang harus dipikirkan terutama dalam persiapan segala perlengkapan apalagi jika asal daerah cukup jauh dari tempat diselenggarakannya diklat.

Apa saja yang harus dipersiapkan? Penulis bagi jadi 3 bagian besar,
  1. Fisik;
  2. Mental;
  3. Perlengkapan.
Berikut uraian untuk masing-masing kelompok besar tersebut?
1. Persiapan Fisik
Dipersiapan fisik saya bagi lagi menjadi 2 bagian, yakni:

Kesehatan
Durasi pelaksanaan Prajabatan cukup lama yakni sekitar 40 harian, artinya anda akan dituntut untuk mengikut segala kegiatan Prajabatan dengan baik, karena ada prasyarat minimal untuk kehadiran dalam kegiatan prajabatan, jadi siapkan kesehatan dengan rajin olahraga, konsumsi vitamin bila perlu, dan tentunya jaga pola makan sebelum pelaksanaan diklat. Karena tak hanya berdurasi lama, namun kegiatan padat sudah menanti anda. :D. Siang - Malam kita akan dihadapkan pada tugas seperti Rancangan dan Laporan Aktualisasi dll.

Kerapian fisik
Susah juga menemukan kata yang tepat untuk menyampaikan ini, tapi akhirnya saya pilih kerapian fisik. Kira-kira maksudnya begini, bagaimana anda bisa tampil sebagai seorang Calon PNS itu. Misalnya, rambut harus rapi, masa calon pejabat dan pelayan masyarakat rambutnya awul-awulan. :D

2. Persiapan Mental
Apa yang dimaksud dengan persiapan mental ini? Kurang lebih begini. Selama 40 hari anda akan bertemu dan bergaul dengan orang-orang baru, orang yang belum pernah anda kenal sebelumnya. Tidak tahu asal-usul mereka, tidak tahu sifat mereka, maka diperlukan pola pikir yang baik untuk menerima keadaan ini, dimana kemampuan bertenggang rasa dan saling menghargai jadi salah satu contohnya. Karena kelak orang-orang disini akan jadi penolong, teman, atau bahkan calon pasangan hidup :D anda yang akan membantu anda dalam hal-hal yang tak bisa anda selesaikan sendiri.


3. Persiapan Perlengkapan
Perlengkapan ATK
Tentunya ada kegiatan mencatat di Prajabatan, ada? ada! banyak! Jadi usahakan persiapkan segala ATK yang anda perlukan, pen, pensil, penggaris, dll. Dibagian ini penulis ingin masukan satu hal lagi, yakni jika ada silakan bawa PRINTER dan tentunya KERTAS HVS, ini efisien sekali dibandingkan anda harus keluar masuk area Prajabatan atau pinjam Printer Teman untuk cetak tugas-tugas anda.

Perlengkapan Mandi
Siapkan perlengkapan mandi, karena tentunya tidak mungkin kita tak mandi selama 40 hari dan tak etis juga rasanya selalu meminjam peralatan mandi dari teman.

Perlengkapan Ibadah
Meski padat beraktivitas jangan lupakan kewajiban kita sebagai hamba Tuhan, oleh karena siapkan juga perlengkapan ibadah.

Perlengkapan Tidur
Selimut, Anti Nyamuk, dll, silakan disiapkan, kita tak tahu kondisi penginapan saat Prajabatan.

Perlengkapan Olahraga dan obat-obatan pribadi
Yups, selain materi tiap pagi buta, kita akan mengikuti olahraga, oleh karena itu perlengkapan semacam sepatu Kets/olahraga dan training wajib dibawa. Serta obat-obatan pribadi seperti, balsem, obat sakit perut, dll.

Secara Khusus, penulis juga membagi perlengkapan apa saja yang harus dibawa oleh Peserta Pria dan Wanita sebagai berikut: (bisa saja berbeda tergantung pantia diklat masing-masig)

Bagi peserta pria:
  1. Membawa kemeja putih lengan panjang polos tidak bercorak terbuat dari bahan biasa
  2. Celana panjang hitam terbuat dari bahan biasa
  3. Dasi warna hitam
  4. Sepatu kerja warna hitam bertali
  5. Sabuk dan lencana kopri
  6. Kaos kaki warna hitam
  7. Panjang rambut maksimal 0.1 cm
Bagi Peserta Wanita
  1. membawa kemeja putih lengan panjang polos tidak bercorak terbuat dari bahan biasa
  2. rok panjang warna hitam (tidak boleh ketat, tidak boleh berempel, bentuk rok seperti huruf A, panjangnya sampai mata kaki) terbuat dari bahan biasa
  3. dasi kupu-kupu warna hitam
  4. sepatu kerja warna hitam dengan tinggi hak maksimal 3 cm
  5. sabuk dan lencana kopri
  6. kaos kaki warna hitam
  7. bagi peserta yang berjilbab mengenakan jilbab warna putih polos
Sekian postingan mengenai Apa yang harus dipersiapkan untuk menghadapi Diklat Prajabatan. Semoga bermanfaat. Lihat juga, postingan lain, Persyaratan Daftar CPNS 2015)